Minggu, Juni 18, 2006

jember dan minggu pagi ini

ini seperti sejenak kita meletakan ke-ambigu-an dan optimis untuk terus bertaruh ya brother' Q ?

ini seperti bagaimana kita begitu percaya diri untuk tetap memilih yang terbaik bahkan dengan kain hitam yang menutup kelopak mata dan kapas yang menyumpal gendang telingamu sekalipun

ini seperti ajang perjudian, dimana kita harus tetap bertaruh dan terus bertaruh, sama seperti saat sekeping demi sekeping logam emas-mu terus saja kau lempar ke atas meja judi kehidupanmu itu

ini sama seperti ada saat kamu petik satu-demi-satu kelopak bunga matahari sambil terus saja kamu lirih berhitung tentang ganjil-genap-ganjil-genap-ganjil-genap-ganjil-genap... dan seterusnya... dan seterusnya...

pagi ini sama seperti saat dirimu bertaruh dengan optimis, sampai saat keping logam emas terakhirmu tandas, bahkan mungkin diri kamu sendiri yang harus kamu letakan diatas meja judi...

...begitu ya bro' Q ??

*huahaha... ulah melang, ulah hariwang... congrat kakanda webmaster, ketidak hadiranku pagi ini tidak akan mengurangi laju detak jantungmu kok, i'm still on your f%#k!n' back, matter of fact...

*tapi ini seperti hitungan mundur buatku bro'Q, karena sebentar lagi bunda pasti akan melirikku... uuuffh...

*.mp3 >> Naha Salah - doel Sumbang
*mbuh, awakku dewe ora ngerti lirik lagu sundo iki artine opo... ^^

Jumat, Juni 16, 2006

saga

lalu apa yang dunia butuhkan dari semua ke-ingin-tahu-an-mu itu?

keringat dan air mata yang menetes dari semua pertanyaan yang belum tentu juga bisa kamu dapatkan jawabannya? ato' bisikan bisikan tolol yang belum tentu benar itu?

kejujuran cuma ada di dalam hati, selama aku masih bisa bicara, aku masih bisa berbohong, aku juga masih bisa menipu, bisa terlihat samar di kedalaman pupilmu itu, pupilku, pupilnya, pupil mereka...
masihkah kita berharap untuk terus bisa bersembunyi di balik muka plastik kenyal ini

lalu apa yang dunia butuhkan dari semua ke-ingin-tahu-an-mu itu?

sedikit aku masih bisa mengerti, lepas dari paham, kenapa bisnis info gosip kacang goreng murahan bisa laris manis di balik lensa televisi itu, meski sadar hal itu sedikit banyak tidak juga berpengaruh bagi kehidupanmu, kehidupanku, b u k a n u r u s a n k u . . .

pertanyaan membukit seperti tumpukan sampah busuk berbulan bulan di ujung jalan itu? ato' seperti mengalir derasnya air matamu, seperti begitu mengalir derasnya sumpah serapahku ke segala sudut sudut ruangan ini? seperti begitu banyaknya rahasia pertanyaan di halaman belakang agenda catatanmu itu?

pertanyaan yang berlebih itu cuma akan menghabiskan energiku, energimu, seperti lubang yang gelap, tanpa cahaya lilin, seperti lubang yang tanpa dasar, melelahkan pasti

ada yang bilang, "pikiran yang besar membicarakan ide, pikiran yang rata rata mebicarakan kejadian, dan pikiran yang kerdil membicarakan orang orang..." aku sepakat dengan ini

menunjukku tepat ke bola mataku, dengan satu ujung jarimu itu hanya akan mengarahkan ujung ujung jari kamu yang lain ke arah wajahmu

lalu apa yang dunia butuhkan dari semua ke-ingin-tahu-an-mu itu?
jawaban?
jawaban yang mana?
jawaban yang seperti apa?
jawaban yang benar?
yang benar bagi siapa?
bagi orang banyak?
sebanyak apa?
sebanyak 2? 3? 7? 100?
ah...

mungkinkah sebanyak jatuhnya butir air matamu itu?

mata yang sama, air mata yang sama, mata yang itu itu juga
air mata yang bergemericik dari bening mata merah saga

matamu, mataku, mata merah saga...

Sabtu, Juni 03, 2006

easy

know it sounds funny but i just can't stand the pain
girl i'm leaving you tomorrow
seems to me girl you know i've done all I can
you see i begged, stole and I borrowed
yeah...

that's why i'm easy
i'm easy like sunday morning
that's why i'm easy
i'm easy like sunday morning
i wanna be high
soo high
i wanna be free to know the things i do are right
i wanna be free
just me
Oh baby

that's why i'm easy
i'm easy like sunday morning

- - - - - -
*.mp3 >> easy [ release, 1993 by faith no more ] +++ origynal hit single by The Commodores, lead singer Lionel Richie, 1977

"...dulu kalo bangun tidur pagi hari, pasti yg kedengeran suara ribut para penghuni rumah kayak badai untuk rebutan mandi karena kita musti berangkat sekolah, bunda yang mesti berangkat pagi pagi ke kantor plus harus nyediain sarapan pagi buat ransum anak anaknya, jeritan ade ade yang cuman 2 orang tapi ramenya seperti satu batalion pasukan berkuda, dan seingatku lagu lagu seperti ini sering mengalun di pagi hari dari tape kompo kecil di meja kerja papi andhi, cuman papi andhi yang tidak terpengaruh aktipitas pagi yang pikuk, emang enak jadi wiraswasta... ^^ "
hayuuuuh kikiiik, eyhiick, dessy, dewiiii....
banguuuunn cepeeettt!!! sudaaahh siaaanng!!
gantiaaaannn mandinyaaa!!!"

di planet ini memang nga' ada yg lebih merdu dari suara perintah bunda di pagi hari...
*hehe