Selasa, November 21, 2006

Varisela

" dan pikiranmu adalah sekumpulan awan tak kasat mata yang akan mewujudkan semua keinginan-keinginanmu itu..."

sepertinya sejak terakhir kali aku mengantarkan seorang ade' sepupu di RS. Sanglah Wangaya, denpasar, Bali kemaren untuk cek up, aku harus menambah sedikit kata "dan sedikit keberuntungan" untuk melengkapi kalimat sakti di atas...

kalo aku berkata tentang TIDAK, tentang sesuatu yang aku pikir TIDAK, menurutku itu adalah refleksi, sama halnya saat aku sedang TIDAK INGIN memikirkan tentang sesuatu yang orang lain pikir itu adalah KLENIK dan semua bentuk IRASIONAL tentang HANTU, tentang pemikiran nenek moyang masyarakat kita yang rata rata memang AJAIB, tentang begitu dahsyatnya fenomena alam yang dihubung2kan dgn TAHAYUL, tentang ayam hitam yang harus di sembelih, tentang bunga tujuh warna yang harus ditaburkan, tentang RAMALAN bintang yang meramalkan mengenai masa depan dan kehidupan orang lain dgn Ngawur...

sampai di suatu titik, dan aku benar benar sangat JENUH, lalu berkata didalam hati dan pikiranku tentang TIDAK bahkan untuk berpikir ulangpun aku akan berkata TIDAK

dan kadang aku lupa, di suatu titik sang pencipta juga menciptakan TAK KASAT MATA, yang menyerangku hebat, melemahkanku, membuat badanku demam, menggigil

sepertinya aku harus berpikir ulang tentang sesuatu hal yang TAK KASAT MATA

* bicara tentang agnostisisme, bicara tentang skeptis, membuat aku berpikir sangat keras tentang 'tak kasat mata'... pertanyaan2 ini masih terlalu banyak ** ato' sepertinya aku lupa untuk bersyukur saat sedang sehat?

Selasa, November 14, 2006

Catatan Waktu Kecil

kalau ia bersedih dan dadanya sesak
ia selalu lari ke lapangan depan rumah
duduk dibawah pohon turi, memandang langit
yang teduh, yang biru...
membayangkan ada istana bernama surga
dan taman yang tak berisi kedukaan,
seperti yang pernah diceritakan nenek
ia terus saja memandang langit
sampai mengantuk
dan lupa...
itu sebabnya kenapa ia begitu mencintai warna biru

Selasa, November 07, 2006

KTP dan Bali blast

pelabuhan gilimanukpetugas : kenapa anda nga' bawa KTP?
wisatawan : iyak pak, belom jadi *alesyan* jadi saya cuman bawa SIM aja' datang ke pulau bali...
petugas : coba kamu liat di dinding itu, disitu khan sudah ada pasal yang mewajibkan pengunjung pulau bali membawa KTP!
wisatawan : lah pak, SIM khan juga identitas?
petugas : iyak, tapi ini kahn berbeda!
wisatawan : beda gundulmu pak! *dalam hati :p - lalu si wisatawan domestik itu membuka dompet lagi sambil mencari KTP yg sudah kadaluwarsa, aha! ketemu!*
wisatawan : ini pak, KTP saya yg lama...
*terlihat seorang wartawan amatir mengabadikan kejadian ini -membayangkan bakal masuk detik.com :p- setelah beberapa kali si petugas mengintrograsi si wisatawan, menayakan tujuan datang ke bali?, berapa lama di bali?, berapa jumlah rombongan?, dll, dll, etc... fyuhh*
petugas : ya sudah, kamu saya ijinkan melanjutkan perjalanan...
wisatawan : *dalam hati* untung bapak mengijinkan saya melanjutkan perjalanan, kalo nga, saya pasti sudah memicu tombol detonator bom jaket yang saya pake ini...


" BOOOMMM!!!!!!..."

monumen bom bali 1titik ledakan

PESAN POSTINGAN INI: kalo ke bali jgn lupa bawa KTP yak, kalo mau menikmati indahnya pulau bali-ku ini...
*apa?? pulau bali-ku? wong mo' mudik ajah dicegat petugas kok, wew* :p