kadang mengutak atik kata, bersenggama dengannya, mendobrak susunan pola kalimat, mengindari semua puitis, melanggar EYD, membuat gaya prosa yang acak nga' akan pernah ada habis habisnya, mencoba untuk peka terhadap permasalahan sosial yang lagi hangat juga nga pernah ada selesai nya... ah biarin sajalah...
kalo cuman cerita rumah jember yang kemasukan pencuri *dan bersyukur karena tidak terjadi apa apa dengan keluargaku*, tentang keluarga yang berkunjung ke bandung *dan belanja ini itu di pasar baru* lalu cerita tentang pekik riuh acara wisuda seorang kaka' yang tidak pernah mengunjungin acara wisuda semua ade-adenya itu tidak begitu menarik buatku, lalu apalagi yang menarik ya?
juga sempat kemaren saat harus menunggu acara wisuda itu selesai, lalu mencoba bercanda dengan seorang ade kecil yang sangat lucu, yang menunggu ayahnya di wisuda, yang menangis di ruang upinet karena di tinggal ibunya mengambil se-ember air di toilet untuk membersihkan sisa muntah anaknya di lantai, dan aku gagal total membuatnya terdiam *malah semakin kenceng nangisnya pas ngeliat senyumku yang nga' jelek jelek amat ini* :( dan aku berpikir, wajah polos kecil lucu itu kalo di potret pasti lucu masuk 'deep blue something' tapi tetep saja aku kehabisan ide, bahkan meski saat aku mau mengendongnya celana jeansku jadi kotor karena tendangan maut sepatu dan sisa muntah si ade kecil, dan tangisnya-pun jadi semakin menjadi, untung tidak ada yang melihat rautku yang kebinggungan...
begitu juga cerita tentang begitu bersemangatnya seorang klien di proxy yang ingin membuat catatan sejarah kelautan di republik ini, yang memintaku untuk mendesain web yang cuma bisa aku buat seadanya, karena keterbatasanku dalam hal skrip-menskrip *dasar skrip kidies*, lalu menganti domainnya menjadi dotnet ato' dotkom, lalu aku harus mencari webhosting yang tepat untuk memindah semua isi postingan itu, dan aku yakin, setelah pelayarannya ke indonesia-magadaskar itu selesai, dia pasti akan membuat buku catatan kedua, cerdas dan brilian ...hmmm, bisa aku lihat semangat disitu, energi yang sangat besar untuk usia yang sudah senja, seandainya saja ada energi seperti itu di diriku
kalo cuman cerita tentang hape siemens ku yang hilang di curi kemaren, dan semua kebingunganku karena semua data nomer teman di dalamnya adalah sesuatu yang amat-sangat-penting-sekali buatku adalah hal yang tidak menarik? lalu cerita apalagi yang menarik?
kalo aku harus ke kantor polisi untuk mendapatkan selembar kertas HVS *dan mengantinya dgn selembar 10ribuan* karena prosedur wajib grapari simpati untuk mendapatkan nomer card yang hilang itu adalah sesuatu yang memusingkan dan tidak harus muncul di 'deep blue something' ...lalu apalagi yang menarik? *huahaha -nga' menarik tapi kok di posting, ketawanya sambil berduka-*
kram, kram, kramotak! ....migrain -ku mulai kumat malem ini...
*kalo bercerita tentang kehidupan sehari hari saja sudah tidak menarik lagi, apa mungkin harus menunggu untuk gelisah dulu, agar kreatifitas ini bisa lahir?
...hah?

sebentar lagi air laut pasang, sebelum benar benar meratakan istana pasirku ini dengan ujung ujung ombaknya, sebentar lagi matahari juga pasti menghilang, angin laut yang gelisah semakin tidak tenang, mungkin angin laut berpikir tiupannya tidak juga bisa mengeser istana pasir ku ini...