Minggu, Agustus 12, 2007

ringan

tiba tiba badanku menjadi sedikit lebih ringan, seperti ada jarak 3 sentimeter dari pemukaan tanah... baju zirah besi usang berkarat yang tanggal satu-per-satu sore tadi, membuat aku harus-sedikit-banyak belajar untuk apa-ada-nya, meskipun soundtrack lagu melodramatik yang mendengung sore tadi, sempat membuatku berpikir keras bahwa aku memang pantas untuk memasang C4 plastic explosive di semua speaker-nya

sempat ada seorang sahabat yang berkata "ternyata admin itu bukan hanya sekumpulan kode kode rumit ya?..."


*besok pasti lebih baek lagi, semoga aku bisa tidur lebih pulas dari biasanya
nyenyak itu memang mahal harganya

Selasa, Agustus 07, 2007

haima

~aku sangat yakin sekali kalo tuhan mengalirkan warna darah yang sama dan lalu alam menghanyutkan secara acak sel2 hemoglobin yang berbeda diderasnya aliran sungai nadi kita, perbedaannya hanya seberapa banyak jumlah energi yang kita punya di planet ini untuk membuat orang2 di sekitar kita bisa tertawa, tersenyum bersedih atau bahkan menangis

dari atas puncak jembatan ini aku melihat banyak sekali lampu lampu yang berkedip di tiap tiap rumah, di tiap tiap kendaraan yang berlalu lalang, yang pastinya setiap lampu itu memiliki masalah di otak pemiliknya, dan sore yang mulai gelap dan dingin ini membuat jutaan lampu lampu yang berkedip itu, seperti kerlip bintang yang tajam di angkasa, sedikit bisa aku banyangkan berapa juta masalah di setiap kerlip lampu di depan mataku itu, yang jelas terang sorot lampu motor luna-ku bukan yang satu satunya penghias malam kota bandung yang dingin ini, yang aku pikirkan dalam ini bukan yang satu satunya

tiang jembatan pasteur masih tampak kokoh, tali pancangnya juga masih sangat kuat, arsitek yang bagus dan cerdas, tapi pikiranku yang dalam tentangmu dibelakangku sore tadi masih sama, puluhan pertanyaan yang mengendap, dan diamku yang panjang masih yang itu itu juga, aktivitas seharian tadi yang melelahkan, rutinitas yang panjang untuk bertahan hidup di kota yang membuatku kadang menjadi asing ini

aku harus bersyukur, saat tuhan memberiku sehat, memberiku kelebihan dan kekurangan dan itu satu paket hidup yang harus aku lewati, gelas yang berantakan kemaren sore dan pecah berhamburan ke lantai bukan satu satunya yang membuatku harus menjauhkannya dari injakkan telapak kakimu

ya, kerlip sorot lampu luna yang melesat di jembatan tadi bukan yang satu satunya penghias jalanan kota bandung, yang kamu pikirkan dalam itu dan puluhan pertanyaanku yang belum aku lemparkan juga bukan yang satu satunya di planet ini, ada saat aku harus men-shut-down kotak sabun pentium III ini, ada saat aku harus membelakangi kode rumitmu ini, untuk beristirahat dari pertanyaan yang panjang, setidaknya aku berpikir positif bahwa besok pagi bisa kutemukan lagi kode kode cantik open source yang lebih baik lagi, dan itu belum tentu pemberianmu



berdendang lirih digumananku saat luna melaju
would you believe me when i tell you?
you're the queen of my heart...
*

*kucontek habis clometan kurt cobain ')