![]() |
singgasana kecil yang akoe tempati sekarang ...dulu bukanlah milikkoe ...yang koedapatkan dengan ato' tanpa kesepakatan... "...dan sejarah pun terulang..." katamu lagi pelan... ...dan air mata itu menetes pelan lalu cepat menguap di udara sebelum sempat jatuh ke tanah ...nikmatilah |
|
setiap adegan yg terekam didepan matakoe malam ini, sangat berbeda dengan apa yang koepikirkan ...melayang ke arah jarum jam yang berdetak terbalik ke saat itu, saat dimana hujan yg rintik sore itu dimulai... tanpa kesepakatan ...lagi lagi tanpa kesepakatan! nikmatilah... "ini dejavu!" ujarmu pelan ...dan jarum jam terus saja berdetak ..tik..tak..tik..tak..tik ..dan berputar ke arah yang tidak semestinya... itu bukan kesalahankoe ...dan lentingan kecil itu cuma intermezo di dalam kehidupankoe, kehidupanMu, kehidupanNya... ato' siapa sajalah! nikmatilah... juga pecahan sepatu kacamu yang menembus telapak kakiNya itu adalah pecahan yang sama di telapak kakikoe, menjadi daging dalam tubuhkoe... akoe sedikit memahamiNya... nikmatilah... dan sekali lagi akoe katakan pelan di daun telingamu "...sejarah ini terulang lagi sayang" bisikkoe... ...where's my souL ...where's my souL ...gimme back my souL... tapi asap cigarette ini tidak akan pernah bisa bersembunyi di udara seperti ceritamu saat gerimis sore itu... nikmatilah... ...ato' letakkan moncongnya di keningmu dan tarik pelatuknya berlahan ...dan semua cerita pun selesai......... | |
Senin, November 01, 2004
dan sejarah pun terulang lagi...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
there's no black and white in the blue..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar