Senin, Mei 29, 2006

peternakan pakem, 28 mei

*sambil menyodorkan segelas kapucino panas pada niNno...
"eh ndesz? bangun nNo, niNno... temani aku sebentar, ini ada secangkir kapucino panas bikinanku, jarang jarang aku baek hati mau bikin minuman buat kamu..."


tadi siang teman kita si pheche menikah Nno, tapi kok ya sempat sempatnya dia bikin tulisan di depan rumahnya "SELAMAT TINGGAL MASA REMAJA" ...sms singkat dari adekku di desa, tadi siang, bikin aku garuk garuk kepalaku yg bebas ketombe ini *bukankah kita bertiga di kutuk untuk selalu remaja ya Nno? :p ...sedikit aku membayangkan si pheche menempelkan tulisan itu sambil membaca puisi diiringin denting nada gitar dan mata yang berkaca kaca haru biru dgn semua tumpukan puisi hasil karangan kilat tadi malam *huahahahaha-

begini nNo, bantu aku untuk membuat permintaan singkat buat tuhan di atas sana agar pernikahan sakral siang tadi selalu langgeng dan si pheche, juga keluarganya tetep sehat dan selalu diberi kemudahan dalam segala hal, posisi kamu lebih dekat dgn surga, jadi kemungkinan di dengar juga lebih besar khan nNo, aku sendiri sadar kok nNo, meski aku ini agak-jarang sembahyang, tapi bukan berarti aku berhenti membantu nenek2 nyeberang jalan, bukan berarti aku berhenti berdoa untuk berharap agar semua keluarga, saudara, dan temanku tetap sehat dan selalu dilindungi oleh Yang Diatas *pembelaan yg jujur ini-

hummm, doanya apa lagi ya nNo...
semoga istrinya bisa selalu menemani si pheche menjadi kapten kapal rumah tangga yang baek, mungkin badai tsunami di laut akan seperti gemericik aer sungai kalo istrinya bisa selalu menemani si pheche itu ya nNo *mungkin loh nNo, aku sendiri -kebetulan sekali- belum pernah mengalami badai tsunami pernikahan* :p
. . . .
kalo ada yg tanya kenapa? pasti aku jawab, saat ini aku belom berjaya, amunisiku belom cukup, biaya bercinta itu mahal *kata si pheche-, lagian aku juga belom keliling endonesa, dan dunia malah :p
kalo ada yg tanya kapan? pasti aku jawab, kalopun aku merencanakan itu matang, pasti tuhan juga yg akan menentukan, jadi kesimpulannya apa kata tuhan ajah, takkan lari gunung di kejar *halah! nga ada kerjaan pake acara ngejar2 gunung kie-
kalo masih saja ada yg ngeyel dan memaksa bertanya, pasti aku tutup dengan "ada kepentingan apa kamu dengan pertanyaan itu?"
SKIP! komunikasi selesei ^^

jadi inget awal dari semua pernikahan manis siang tadi, sedikit kembali ke tahun kemaren, saat suatu malam aku dan pheche merencanakan sebuah ide sederhana "pengen punya peternakan ayam" ...dgn di bantu oleh seorang ahjab, si bibi sang pemilik lahan dan 2 orang tukang kayu untuk bikin kandang dan kenyataan di lapangan mengatakan bahwa trojan avian influensa sedikit banyak mengurangi senyum manis ayam ayam kita di peternakan kecil itu, tapi ini bukan cerita tentang avian influensa, ini bukan tentang senyum manis dari cicit-cuit ayam ayam di peternakan kecil itu, bukan juga seberapa produktif ayam ayam itu bertelur, seberapa gemuk dagingnya, dan seberapa penuh tebaran bulu ayam dan sludge di halaman peternakan itu, ini semua tentang bagaimana pernikahan siang tadi berawal, ini tentang saat seorang pheche memberi makan ayam ayam lucu itu lalu seseorang dgn senyum manisnya melintas di peternakan itu dan si bedebah cupid melesatkan panah amor tepat ke detak jantung si pheche tanpa kesepakatan...

lalu detik waktu seperti melambat, semacam slow motion kalo di pelem matrix ...ini tentang awal bertemunya seseorang yang membuat detak jantung si pheche jadi melambat kadang semakin cepat saat seseorang ini menebarkan senyum dengan sangat manis sekali seperti gula jawa 'p

dan mungkin senyum manis gula jawa itu juga yang memaksa si pheche untuk berlutut di depan si pemiliknya, sambil berkata lirih dan hampir tidak terdengar "maukah kamu menjadi ibu dari anak anakku?"

hummm, ya ya...ini tentang saat kita bertemu dengan orang yang tepat, yg lalu kemudian dia bisa menemani kita untuk waktu yang lama, till death do us part mungkin kata orang sunda...

dan buat kamu che' kalo kamu membaca tulisan ini "tetaplah berkomitmen, meski dulu kamu pernah bilang bahwa kadang semuanya diluar skenario cerita...
ketidak hadiranku tidak akan mengurangi kebahagiaan kalian berdua, dan semoga kebahagiaan selalu menyelimuti jantungmu, aku bersulang buatmu..."

ya wes lah...
istirahat lagi sanah kamu nNo
sampaikan salam hormatku buat para penghuni galaksi...

2 komentar:

  1. "maukah kamu menjadi ibu dari anak anakku?"

    ...hmm,,aku khan udah bilang berkali2 sama mas, klo aku nga mau dijadikan ibu tiri...')

    BalasHapus
  2. #cahya : baek, kalo begitu kamu jadi ayah tiri ajah... 'p

    BalasHapus