Sabtu, Mei 12, 2007

" nih..."

malam ku masih seperti biasa, tidak ada yg berubah
dingin tetaplah dingin, hangatnya memang cuma ada di balik red-sleeping-bag milikku itu, meski siangnya sudah tidak sama seperti dulu saat pertama kali aku injakan sepatu-boot-coklat ku di lantai stasiun bandung hampir lebih 3 tahun yang lalu, efek global kata orang

cappucino panas malam ini cuma akan menjadi fasilitas saja, menemani semua sisa ingatan yang sengaja disusupkan diantara rimbunan kode rumit, kadang siang terlalu panas, kadang siang terlalu basah, memang tidak tentu, tapi yang pasti "bentuk saja kepribadianmu disana..." seperti pesan yang mendengung "ya, akan aku tatto pesanmu itu di-jantung-ku bunda..."

lalu tiba tiba aku berpikir sangat keras tentang ini, belajar banyak tentang hal ini...
seorang aku tidak harus berkorban, dan memang tidak perlu ada pengorbanan, buat apa? untuk siapa?
satu satunya yang harus aku lakukan adalah melakukannya saja
ya melakukannya saja, dengan tidak perlu terlalu memikirkan, apa yang akan aku dapatkan selanjutnya

ini bukan tentang pertandingan balap formula 1 ato' lomba balap karung perayaan 17 agustus antar kampung, lalu siapa yang membusung menang akan terpajang di podium tertinggi, ini bukan juga tentang siapa yang terbahak akhir paling keras

ah! kalo' saja tuhan berubah pikiran dan membatalkan proyek pembangunan gedung surga dan neraka lantai-7-nya, bukan berarti kita harus berhenti menundukan kepala dan mengepalkan tinju melawan semua cobaannya khan? karena satu hal yang pasti, dia tau benar seberapa besar kapasitas kemampuan pion pion kayu untuk permainan hitam-putih-catur-buatannya, karena sesuatu yang tidak membunuhku, pasti bisa membuatku menjadi lebih kuat

tidak perlu ada pamrih untuk kebahagiaan, berikan sajalah, lakukan sajalah...
ambil saja semuanya, ya untuk semuanya, sampai keping terakhir di kantong ludes, lalu diri sendiri yang akan menjadi taruhannya, beri saja arti pada yang berarti, ini bukan tentang pengorbanan, tapi jelas butuh proses yang sangat panjang tentunya, never ending story...

aku dan semua bukanlah siapa siapa
sepertinya kita semua hanya-akan-menjadi apa yang sudah kita makan



*hai fortuna! hai ide ide cerdas! mendekatlah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar