Kamis, Agustus 27, 2009

sudah cukup, mari kita pulang...

lalu tiba tiba saat semua berubah, keadaan yg kau anggap baek2 saja berbalik jadi 180 derajat. keterkejutan yang memaksa kau harus mengambil sikap, bahkan yang ga pernah bakal kau pikirkan sama sekali..bijaksana katanya sebisa mungkin tidak menyakiti orang lain? ato minimal, seminimal mungkin menyakiti orang lain, membuat orang sekitar jadi luka. hidup yang penuh cita cita, ku pikir semua harus ada batasnya. batas batas yang membuat aku harus pulang, memaksa aku untuk pulang. seduhan teh untuk berbincang dengan bunda, dengan saudara dengan anak istri tercinta. semua keinginan ini nga akan pernah cukup, apa lagi dengan semua yang sudah kau dapat. belajar untuk merasa cukup "sudah sudah sampe sini saja" ato' "hey, aku belum dapat semuanya!!" -- masa muda dan adrenalin yg masih mendidih selalu dijadikan alasan untuk meraih apa saja yang bisa di raih, untuk menjadi bijaksana itu mungkin hal yang perlu di kaji lagi lebih dalam, di pelajarin lagi pelan pelan. dan seharusnya, semakin hari, darah kita ini harus menjadi lebih bersantan. lebih kental, lebih bijak mengambil sikap lebih tenang, lebih dari yang seharusnya

renungkan yang dalam. yang sedang kamu cari belom tentu bisa semua kau dapat, yang sudah kau dapat belum tentu bisa puaskan semua ambisi...
sudah cukup, mari kita pulang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar