Rabu, Agustus 08, 2012

pesan pesan

kalau nanti tua, kelabu dan pengantuk
terangguk-angguk didekat jendela, ambil surat ini
dan ingatlah kembali, warna-warna yang datang dan pergi
berapa banyak yang mencintai saat-saat riangmu
dan mencintai kemolekanmu dengan sungguh atau palsu
kemudian ada seseorang yang bersikeras membangun rumah kasih untuk jiwamu
dan mencintai pipi merahmu yang perlahan tak muda lagi
dulu kau mengira semuanya akan menjauh dan menghilang
ternyata tak ada yang pernah pergi kan?
semua tetap tinggal dirumah itu
selamanya dalam kehangatan…


– gn/2011/bdws


Tidak ada komentar:

Posting Komentar