Minggu, Agustus 21, 2005

sama

kepalakoe menjulur dari pintu bis kota, cuman untuk memastikan apa udara bandung masih tetep dingin seperti yang sudah sudah? ...Bbrr- ternyata masih! ...sekali loncatan kecil dari bis yg masih berjalan dan sepatukoe menginjak aspal jalanan dr.setiabudi "fyuhh sampai juga akhirnya..." pikirkoe "hom swit hom" nga ada yg lebih menyenangkan selain berkumpul kembali dengan para monyet2 di proxynet

tadi di bis ada sorot mata yang sering akoe lihat di terminal ledeng, bernyanyi menari dan membuat akoe harus sedikit menyimpan komentar di dalam hati, sorot mata yang sama saat akoe keluar dari toko sepatu kemaren sore itu "ah kamu lagi kamu lagi" katakoe pelan "planet ini sangat sempit rupanya" juga saat seorang anak kecil dengan okulele yang dengan tanpa dosa menyanyikan sebuah lagu... "ah lagu itu lagi rupanya" katakoe, masih ingat di kosan bogor seorang teman menyanyikan potongan lagu itu sepatah sepatah "jangan beri akoe alasan yang tepat untuk me-mutilasi dirimu" kataku pelan *huehue 'p ...mungkin sedikit logam di kantung yang tidak seberapa ini bisa menghentikan pertunjukan kecil itu, hidupkoe lebih beruntung, akoe sadar itu mulai dulu, memang harus kutanamkan dalam-dalam hal-hal seperti ini, seperti pesan bunda di desa...

banyak kejadian yang berulang, banyak alunan melodi yang masih itu itu saja, sel sel otak kirikoe mungkin bekerja terlalu lama, mengobrak abrik endapan yang tersimpan di otak kanan, membuat jadi sedikit kram...

besok harus mbalik lagi ke rutinitas baru, d'vla sepertinya solusi yang bagus buat itu, memecah kemacetan jalanan puncak, akoe cuma pengen menikmati hembusan angin di atas laju mesin motor itu... mencari rutinitas yang baru, yang membosankan, biar akoe bisa mencari rutinitas-baru-yang-membosankan lagi

dan seperti biasa, akoe pergi sama seperti saat akoe datang dulu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar