"...lalu setelah itu apa??" ada yang percaya, setidaknya mulai percaya... banyak hal hal rumit di planet ini yang harus di sederhanakan, bukan untuk di di bacakan 20juta kali dengan rangkaian kata kata ato' ribuan kalimat yang setiap paragrafnya harus dibahas bersama sama... seseorang berkata padakoe lirih tadi... "kesuksesan itu bisa di peroleh dari mana saja, bisa dilakukan siapa saja, dan kapan saja, kesuksesan itu untuk diperjuangkan, bukan untuk di bahas mati matian" -bukan dengan rangkaian teori dari sekolah luar negeri ato' titel tertinggi yang membuat nama kamu semakin panjang saja...-
"yang mahal itu khan kalo kamu ber-imajinasi dan kemudian berusaha mewujudkannya" kata bro'Q
ditempat yang dingin dan sepi, disitulah kesuksesan itu berdiri -dengan tegak dan menantang- sama seperti saat kamu merasa bangga, tegap berdiri di atas gunung tertinggi dengan semua kebanggaan yang disimpan di dalam hati bukan buat siapa siapa, buat dendam damai yang ada disini, cambuk...
bukan komentar, pujian & caci maki yang diharapkan, cuman berharap ingatan tentang rasa lapar tetap selalu terpatri disini, di malam akoe harus memasak air dengan sebatang lilin dan segelas teh manis bisa akoe minum sebelum tidur kemarin malam itu...
"...lalu setelah itu apa??" sayup akoe dengar sedikit suaramu di sana... ')
aku sedang bermimpi ... sebab merealisasikan itu mahal ya mas Q?
BalasHapus*melanjutkan kebohongan yang disadari*