bersimpati, berempathi, dari rasa antipati ini, melepaskan ikatan yang membuat badan gerah dari seragam putih yang kotor, kucabik, lalu kulepas, lalu kulempar, mencoba untuk tidak mengikat, merenggangkan sabuk kulit, merobek semua kertas bertitel, putih asap yang melayang, memekat lalu terurai, tak akan aku biarkan mencapai titik yang jenuh ato'pun di titik viskositas yang pekat sekalipun, harusnya dirobek saja buku buku tebal itu, biar saja
sedikit saliva yang melumer di cermin itu, terngiang lalu memejam, berotasi karbondioksida putih pekat sepoi dan terurai di udara sempit ruangan ini, seperti berada di dalam peti mati, tidak ada siapapun, tidak seorangpun, jangan ada seorangpun...
disini, di titik kulminasi introvert ku, terdampar disini, dari hiruk pikuk yang memuakkan, seperti keringat dingin yang menetes di 1x2,5 ini, tidak ada siapapun, tidak akan ada seorangpun, jangan ada seorangpun, di rumitnya jaringan kabel kabel putih itu, silau bias catatan sampah ini, lalu meremang, di malam yang belum berjaya...
membumbung kemana asap pekat putih ini, tak akan pernah bisa bersembunyi dari sejarah...
>> just for you.mp3 - richard cocciante
* dari soelnovsky waktu dia masih muda, sekarang dia sudah oldist kayak lagu ini, hmmm ...bersulang soel*
jangan banyak smoking,,,,,,,
BalasHapuslove ur self,,,,,,,,,,,
"...titik viskositas yang pekat..."
BalasHapuskok pekat si her? bukankah seharusnya kental [kekentalan], atau mungkin padat [kepadatan].
* tapi ya saya maklum soalnya fluida bisa berarti beragam. gitu kan, pak guru?
bersulang jugah [_]D~ *glek*
BalasHapus