Senin, Maret 27, 2006

sauh

kurva lengkung di janur muda itu seperti kapal kayu yang melepas sauh,
diam-mu tentang kesedihan harus pudar benar, sebelum kapal kayu-mu itu beranjak pelan meninggalkan pelabuhan
ombak di depan tidak pernah bisa di tebak, kecuali kamu memang harus benar percaya dengan sorot mata si kapten kapal...

semoga cuaca di kota pisang-mu itu cerah malam nanti, percaya, ada doa yang terkirim sempurna dari tempat yang jauh...

3 komentar:

  1. jangan pernah menoleh kebelakang,,,,,

    BalasHapus
  2. nga' kok, wong pake spion ngeliatnya... ')

    BalasHapus
  3. heheh, suka backgroundnyah.. *gak nyambung ya? :p

    BalasHapus