kurva lengkung di janur muda itu seperti kapal kayu yang melepas sauh,
diam-mu tentang kesedihan harus pudar benar, sebelum kapal kayu-mu itu beranjak pelan meninggalkan pelabuhan
ombak di depan tidak pernah bisa di tebak, kecuali kamu memang harus benar percaya dengan sorot mata si kapten kapal...
diam-mu tentang kesedihan harus pudar benar, sebelum kapal kayu-mu itu beranjak pelan meninggalkan pelabuhan
ombak di depan tidak pernah bisa di tebak, kecuali kamu memang harus benar percaya dengan sorot mata si kapten kapal...
semoga cuaca di kota pisang-mu itu cerah malam nanti, percaya, ada doa yang terkirim sempurna dari tempat yang jauh...
jangan pernah menoleh kebelakang,,,,,
BalasHapusnga' kok, wong pake spion ngeliatnya... ')
BalasHapusheheh, suka backgroundnyah.. *gak nyambung ya? :p
BalasHapus