Rabu, Juli 19, 2006

jejak yang serius*

ombak yang datang dan yang pergi di bibir bibir pantai itu memang selalu saja menghapus jejak kaki yang terekam di kecilnya butir putih pasir pasir pantai

dan ada lagi jejak yang berbeda, lalu terhapus lagi, dan lagi, dan lagi, mungkin ini yang namanya ber-proses, butuh waktu yang panjang ternyata, jejak yang dalam atau tidak itu sama saja, karena riak riak ombak yang menyentuh dan menghapusnya akan tetap melakukan hal yang sama...

jejak di putih butir butir pantai ini mungkin akan cepat menghilang sebelum aku sempat menoleh ke belakang, jejak yang terhapus di pasang surut nya air laut

berharap jejak kaki ini akan terus memanjang sampai bibir pantai ter-ujung, karena mungkin saja di sana riak ombaknya lebih tenang, yang tidak akan cepat menghapusnya dengan sekali deburan

" hai de', serius-lah sedikit dengan hidupmu!" kata bro Q kemaren sore
" ufffhhh... kamu ajah yang terlalu serius, sampe' kebanyakan ngelamun..."


- - - -
seperti ada yang agak berbeda hari ini, mencoba mengingat ingat mungkin ada sesuatu yang hilang
humm, sepertinya tidak, tidak ada yang hilang, cuma mungkin ada yang kurang saja...


* :-? judul yang aneh...

3 komentar:

  1. matahari timbul dan tenggelam, hari berganti hari, ingat bro..kamu tambah tuwek loh :P

    BalasHapus
  2. penk...
    nuruto nang mas`e po`o...
    inga inga...
    cepeD mantenan...mosok jeDIng tok dadi tempaD papoRit...
    caW doeloe doeLoeR koe...

    BalasHapus
  3. ngis : sebenarnya yang tambah tuwek, bukan aku sajah, kita semua tambah tuwek ndesz... sepertinya waktu cepet sekali berlalu ya ndesz... hummm

    NoY : wah si botak kriwul ternyata salah, tempat favoritku bukan jeding ndesz, tapi nongkrong deket antena wireless proxynet...

    BalasHapus